Bagaikan mata yang menatap tanpa arti
Merasakan hati tanpa dimenerti
Aku diantara kita, kamu, dan mereka
Diantara tubuh yang tak mau bangun
Menari indah diatas indahnya hari ini

Hati pergi dan berlari
Bagaikan angan – angan kosong diterjang angin, hancur, dan berantakan
Dan tubuh – tubuh itu habis dimakan burung di hari yang mengerikan
Tanpa menyisakan satu bagian pun

Kesombongan melilitinya
Tak mau lepas dan tak ingin dilepaskan
Akankah hati kan merasa
Dengan cinta dan air mata penyesalan semuanya jadi bermakna
Hingga hari yang cerah datang perlahan

Namun kini bekas luka yang tersisa
Do’a dan harapan maaf diakhir kehidupan
Menunggu ajal digerbang keabadian
Pasti datang

Dan aku berharap embun menetesi jiwa
Hembusan angin menentramkan hati
Seandainya tiba masaku
Hatiku kutitip do’a untukmu dan mereka
Karena aku, kamu, dan mereka
Satu
Untuk-NYA

3 تعليقات

Silakan isi komentar disini

‏قال غير معرف…
Ass.Silakan diisi! kritik n sarannya ditunggu
‏قال bangga surya nagara
aslm...
keren tulisan mondo mah.....
jan lupo singgah ka blog awak yo....
banggasurya.blogspot.com

oh yo ndo, tuka link sa awak ndo, kan lai lebih dikenal blog awak....

keep blogging mondoku.......
‏قال غير معرف…
assalamu'alaikum
puisinya seru..tapi kok udah lama nggak ditambah?
أحدث أقدم