Sebenarnya betapa irinya kita jika mengingat sahabat - sahabat Rasulullah yang selalu ada tempat untuk bertanya dan untuk menjelaskan semua masalah - masalah dalam tubuh ummat,,,atau betapa irinya kita ketika mengingat para sahabat Rosulullah bisa berbicara langsung, dan bisa melihat wajah Rosulullah yang tampan dan bercahaya,,wangi yang bukan main,,tawadhu,,yang paling bertaqwa,,meneduhkan dan menyenangkan bagi siapa yang bertemu dengannya,,dan mungkin kata - kata tidak cukup untuk menggambarkan kepribadian beliau yang menjadi tauladan sepanjang masa.
Tapi sebenarnya para sahabatlah yang cemburu dengan orang yang datang sesudah mereka karena orang yang datang kemudianlah yang paling dipuji keimanannya karena sabdanya :
"Siapakah orang-orang mukmin yang paling kalian kagumi keimanannya?"Sahabat menjawab:"Para malaikat"Rosululloh :"Jelas mereka beriman karena mereka berada disisi Robb mereka."Sahabat : jadi, para nabi"- Rosululloh :"Jelas mereka beriman karena wahyu diturunkan kepada mereka." Sahabat :"Kalau begitu, kami."- Rosululloh :"Jelas kalian beriman karena aku berada ditengah-tengah kalian. Tetapi orang-orang mukmin yang dikagumi imannya adalah kaum yang datang setelah kalian, mereka mendapatkan lembaran-lembaran suci, yang mereka beriman kepada apa yang dikandungnya. "[HR. Bukhari]
Rasullullah SAW bersabda:"...Ikhwahku adalah org2 yang datang setelah kalian,yang beriman kepadaku sebagaimna keimanan kalian.mmbelaku sebagaimana pembelaan kalian.alangkh baik kiranya aku bisa berjumpa dengan ikhwahku".
Ummati,,ummati,,ekspresi terakhir Rosululllah ketika diakhir hayatnya yang menggambarkan betapa cintanya kepada ummatnya,,betapa khawatirnya Nabi kita akan meninggalkan kita,,yang terkadang dia menangis sendiri ketika mengingat ummatnya yang akan berpecah belah,,ummatnya yang akan berselisih paham, saling menyalahkan dan bahkan terjadi pertumpahan darah.
Kutahu cintamu kepada umat,,Umati kutahu bimbangnya kau tentang kami,,,Syafaatkan kami,,,Alangkah indahnya hidup ini,,,Andai dapat kutatap wajahmu,,,Kan pasti mengalir air mataku,,,Kerna pancaran ketenanganmu,,,Ya Rasulullah Ya Habiballah,,,Terimalah kami sebagai umatmu,,,Ya Rasulullah Ya Habiballah,,,Kurniakanlah syafaatmu (Raihan)